MOROWALI – Mantan Ketua DPRD Morowali, Irwan Arya, menantang Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf untuk melanjutkan pembangunan Stadion Mini di Kolono, yang menurutnya belum terselesaikan akibat persoalan penganggaran pada pemerintahan sebelumnya.
Irwan bahkan mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Morowali mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar melalui APBD Tahun Anggaran 2027 untuk melanjutkan pembangunan fasilitas olahraga tersebut.
Tantangan itu disampaikan Irwan melalui sebuah pernyataan yang ditujukan langsung kepada Bupati Morowali.
Ia meminta Iksan menunjukkan komitmen untuk meneruskan proyek stadion yang disebutnya telah direncanakan, dan dialokasikan anggarannya ketika dirinya masih menjabat Ketua DPRD.
Dalam pernyataannya, Irwan menuding anggaran pembangunan stadion tersebut dicoret atau dihapus oleh pemerintahan sebelumnya, yakni dimasa pemerintahan Taslim saat menjabat Bupati Morowali, karena dianggap bukan bagian dari program kepala daerah saat itu.
Namun, klaim mengenai pengalokasian dan penghapusan anggaran tersebut masih memerlukan penelusuran melalui dokumen APBD, dokumen pelaksanaan anggaran, serta keterangan pemerintah daerah.
Irwan juga menyampaikan, alokasi Rp8 miliar pada APBD 2027 dapat digunakan untuk melanjutkan pembangunan Stadion Mini Kolono.
Oleh karena itu, Irwan berharap, Bupati Iksan sendiri yang mengerjakan sekaligus meresmikan fasilitas tersebut.
Tidak hanya pembangunan fisik, Irwan turut mengusulkan agar peresmian stadion nantinya dirangkaikan dengan dzikir akbar bersama masyarakat dan pertandingan ekshibisi sepak bola.
Ia menyebut sejumlah klub yang dapat diundang untuk memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Morowali FC melawan Persipal, PSM Makassar, atau PSK Kendari.
Muncul di Tengah Pembahasan RAPBD 2027
Usulan Irwan tersebut muncul ketika Pemerintah Kabupaten Morowali dan DPRD tengah menjalani tahapan pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2027.
Berdasarkan informasi resmi Pemerintah Kabupaten Morowali, Wakil Bupati Iriane Iliyas telah menyampaikan Nota Keuangan RAPBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Morowali pada 14 Oktober 2026.
Dalam rancangan tersebut, belanja daerah direncanakan sekitar Rp2,41 triliun, termasuk belanja modal sebesar Rp380,49 miliar.
Besaran belanja modal tersebut mencakup berbagai kebutuhan pembangunan daerah dan belum dapat diartikan sebagai ketersediaan anggaran untuk pembangunan Stadion Mini Kolono.
Karena itu, usulan Rp8 miliar untuk stadion masih membutuhkan pembahasan berdasarkan prioritas pembangunan, kesiapan perencanaan teknis, kemampuan keuangan daerah, serta mekanisme penganggaran yang berlaku.
Hingga naskah ini disusun, belum tersedia keterangan resmi Bupati Morowali maupun perangkat daerah terkait yang menjawab tantangan Irwan Arya.
Publik kini menunggu apakah usulan tersebut akan menjadi bagian dari pembahasan anggaran 2027 atau memerlukan penyesuaian dalam perencanaan pembangunan daerah.












