Garda Nasional
No Result
View All Result
Sabtu, 31 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Internasional

Pasangan Australia Ditangkap di Bali Diduga Jaringan Prositusi

by Irfan Mualim
14.10.2024
in Internasional, Ragam
A A
Penangkapan pasangan Australia di Bali

BALI – Kepolisian Daerah (Polda) Bali menangkap pasangan asal Australia, Michael Jerome Le Grand (46) dan Lynley Jane Le Grand (40), yang diduga terlibat dalam operasi prostitusi yang menyamarkan diri sebagai spa dan pusat kesehatan. Pasangan ini kini menunggu dakwaan resmi atas tuduhan mereka sebagai otak dari jaringan prostitusi yang beroperasi di Bali.

Dikutip dari laman abc.net.au, Senin (14/10/2024), pasangan ini bukanlah orang baru bagi penegak hukum Bali. Mereka sebelumnya pernah diperiksa polisi pada Juli 2022 terkait dugaan pengelolaan tempat taruhan pacuan kuda ilegal di The Goat Pub, Seminyak.

Menurut Wadireskrimum Polda Bali, AKBP I Ketut Suarnaya, “Kami telah menangkap pemilik dari tempat prostitusi yang beroperasi sebagai ‘Pink Palace Sensual Spa and Relaxation Center’, ‘Happy Coq’, dan ‘Happy Life’.”

BACA JUGA

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Jaringan Narkoba Terbesar di Bali: Kapolri Ungkap Pembongkaran Pabrik Hashish

09.12.2024
Bali

Menyambut Natal dan Tahun Baru: Destinasi Liburan Terbaik di Bali

08.12.2024

Baca Juga: PLN Siap Dukung Ekosistem Investasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih

Polisi mengonfirmasi bahwa penyelidikan resmi dan bukti yang ada sudah cukup untuk mengklasifikasikan pasangan ini sebagai tersangka, dan mereka siap menghadapi dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum. Pada saat penangkapan mereka pada 7 Oktober 2024, pasangan Le Grand sedang bersantai di The Corner House, sebuah restoran milik mereka di Seminyak.

Selama penyelidikan, polisi menemukan bahwa pasangan ini memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia dengan identitas Michael Jerome Le Grand dan Lynley Jane Le Grand. Sesuai dengan hukum Indonesia, KTP hanya dapat diterbitkan untuk warga negara Indonesia. Dalam penggerebekan di Pink Palace, polisi menyita barang bukti berupa pakaian dalam, kondom, dan minyak pijat.

Pink Palace Spa dilaporkan menawarkan layanan yang mencakup layanan seksual ilegal untuk berbagai orientasi, termasuk heteroseksual, homoseksual, dan biseksual. Dalam penggerebekan tersebut, dua kendaraan operasional tanda disita, dan empat karyawan ditangkap. Menurut polisi, Pink Palace mencatat pendapatan tahunan antara $95,000 hingga $285,000.

Baca Lagi: Korps Brimob Polri: Pasukan Elite Kepolisian RI

“Modus operandi mereka adalah menawarkan layanan pijat dengan berbagai sensasi di Pink Palace, dengan tarif mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 2,5 juta,” kata Suarnaya.

Polda Bali telah menjalin pasangan ini dengan kepemilikan dan pengelolaan beberapa tempat, termasuk Pink Palace Sensual Spa dan Pusat Relaksasi, The Goat Seminyak, The Goat Legian, The Corner House Restaurant di Seminyak, Happy Coq Seminyak, dan Happy Life Seminyak.

Kasus ini telah diberitakan secara luas oleh media lokal di Bali dan juga oleh Australian Broadcasting Corporation (ABC). ABC Menyebutkan bahwa pasangan ini adalah penduduk jangka panjang Bali dan mencatat Lynley sebagai “seorang penyenitas” sejak lahir di Bali 2002.

Salah satu karyawan spa dilaporkan berusia 17 tahun, yang memberikan dasar hukum untuk menuntut pasangan ini berdasarkan undang-undang perlindungan anak di Indonesia. Tergantung pada dakwaan yang diterbitkan oleh Jaksa Penuntut Umum, pasangan Australia ini dapat menghadapi hukuman penjara antara 6 bulan hingga 12 tahun.

Tags: BaliPasangan AustraliaPink Palaceprostitusi
Previous Post

PLN Siap Dukung Ekosistem Investasi Berkelanjutan dengan Energi Bersih

Next Post

Kontroversi Pengelolaan Dana Donasi: Kasus Agus Salim dan Istrinya yang Menghebohkan Publik

BERITA TERKAIT

Film Ageman

Usai Gala Premiere di Lampung, Film Ageman Lanjutkan Misi Toleransi ke Jakarta

30.10.2026
Nursalim Z. A, Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali sekaligus Pengurus HIPKA Morowali

HIPKA Morowali dan Tantangan Pengusaha Lokal Menembus Rantai Pasok Industri

24.10.2026
Next Post
agus salim korban penyiraman air keras

Kontroversi Pengelolaan Dana Donasi: Kasus Agus Salim dan Istrinya yang Menghebohkan Publik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Krakatau Steel Rencana Bangun Hilirisasi Nikel di Morowali

Krakatau Steel Rencana Bangun Hilirisasi Nikel di Morowali

29.10.2026
Nursalim Z. A Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali

Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali Jangan Jadi Penonton di Tengah Gemerlap Industri Tambang

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani bertemu dengan Chairman Tsingshan Holding Group, Xiang Guangda

Menteri Rosan dan Bos Tsingshan Bahas Nikel Morowali

Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Produser film Ageman, Ken Setiawan dan UIN Raden Intan sepakati MoU edukasi toleransi melalui film

Layar Bioskop Lawan Radikalisme, Film ‘Ageman’ dan UIN Raden Intan Bersatu Rangkul Gen Z

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani pada kegiatan Rapimnas Kadin Indonesia 2026

Menteri Rosan Bahas Hilirisasi Nikel di Rapimnas Kadin 2026, Bagaimana Morowali?

30.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf mengapresiasi progres pembangunan kawasan industri PT International Green Industrial Park (IGIP) di Desa Sambalagi

Bupati Morowali Apresiasi Progres IGIP, Minta Masyarakat Lokal Ikut Sejahtera

30.10.2026
Wakil Ketua II DPRD Sulteng, Syarifuddin Hafid

Syarifudin Hafid Siap Diganti, Tegaskan Tak Ada Skenario Gagalkan Hidayat Pakamundi

30.10.2026
Film Ageman

Usai Gala Premiere di Lampung, Film Ageman Lanjutkan Misi Toleransi ke Jakarta

30.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kontak
  • Indeks

Berita Terkini

  • Menteri Rosan Bahas Hilirisasi Nikel di Rapimnas Kadin 2026, Bagaimana Morowali?
  • Bupati Morowali Apresiasi Progres IGIP, Minta Masyarakat Lokal Ikut Sejahtera
  • Syarifudin Hafid Siap Diganti, Tegaskan Tak Ada Skenario Gagalkan Hidayat Pakamundi

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In