Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri Hukum dan HAM Dilapor ke KPK

by Irfan Mualim
23.01.2020
in Nasional
A A
Notaris Harus Ikut Pencegahan Pendanaan Terorisme

JAKARTA – Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi yang terdiri dari 19 lembaga swadaya masyarakat (LSM) melaporkan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena diduga terindikasi melindungi Harun Masiku -diduga penyuap Wahyu Setiawan (eks komisioner KPU)- yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK.

Beberapa waktu lalu beredar kabar jika Harun Masiku berada di Singapura, namun belakangan Ditjen Imigrasi mengakui jika Harun sudah berada di Indonesia sejak tanggal 7 Januari 2020.

Atas laporan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi itu, Plt Jubir KPK, Ali Fikri, mengatakan pada prinsipnya setiap laporan akan melalui telaah dari pengaduan masyarakat.

BACA JUGA

Yasonna Laoly

Pengembangan Terbaru Kasus Harun Masiku: Yasonna Laoly Diperiksa KPK

13.12.2024
Notaris Harus Ikut Pencegahan Pendanaan Terorisme

Menteri Yasonna: Notaris Harus Ikut Pencegahan TPPU dan Pendanaan Terorisme

02.07.2024

“Kita akan melakukan telaahan lebih jauh, apakah ada memang masuk dugaan tipikor atau tidak pidana lain,” ujarnya di Jakarta, Kamis (23/1/2010).

“Lebih dahulu kita masuk ke pengaduan masyarakat, berikutnya penyelidikan. Jika kemudian ada tersangka yang bisa masuk pidana maka lanjut penyidikan,” Ali menambahkan.

Soal upaya Yasonna merintangi penyidikan, yang bakal terlilit pasal Pasal 21 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), pihaknya harus melakukan kajian mendalam.

Karena itu pada kasus Harun Masiku, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Ditjen Imigrasi, soal dugaan kesalahan perangkat di Bandara Soekarno-Hatta terkait kedatangan Harun ke Indonesia.

“Kami ulangi sekali lagi penerapan Pasal 21 ini disebut jelas unsurnya, setiap orang dengan sengaja ada unsur kesengajaan dan sebagainya sehingga perlu pendalaman lebih jauh, perlu analisa lebih dalam terkait dengan unsur penerapan Pasal 21,” kata dia.

Sebelumnya, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Divisi Hukum, Wana Alamsyah, yang juga masuk dalam koalisi tersebut mengatakan, Direktorat Jenderal Imigrasi mengakui, Harun Masiku sudah kembali ke Indonesia pada tanggal 7 Januari 2020. Atas dugaan itu, pihaknya melaporkan Yasonna H Laoly ke KPK.

“Narasi yang selama ini diucapkan Yasonna Laoly pun mesti disorot tajam. Kuat dugaan bantahan Yasonna terkait dengan keberadaan Harun selama ini dilakukan, untuk melindungi yang bersangkutan (Harun) dari jerat hukum KPK,” ujarnya.

Harun telah menjadi DPO pasca KPK menangkap tangan Wahyu Setiawan pada operasi 8 Januari 2020. Hingga ditetapkan sebagai tersangka pada 9 Januari 2020, Harun tidak menampakkan diri sehingga KPK meminta Harun menyerahkan diri.

Dari informasi yang berkembang, Harun telah berada di luar negeri sejak 6 Januari 2020. Lalu pada 13 Januari 2020, Ditjen Imigrasi menyebut Harun Masiku masih berada di luar negeri. Bahkan Yasonna H Laoly meyakini Harun masih berada di luar negeri.

“Pokoknya belum di Indonesia,” ujarnya, Kamis (16/2/2020).

Namun informasi keberadaan Harun akhirnya diungkap Hilda (Istri Harun), mengaku sang suami telah berada di Jakarta sejak 7 Januari 2020. Akan tetapi pada 8 Januari 2020 sampai saat ini belum ada kontak.

“Tanggal 6 Januari ke Singapura, dia sempat kirim kabar. Kalau tanggal 7 Januari dia sudah balik Jakarta. Dia sempat kasih kabar jam 12 malam, katanya sudah tiba di Jakarta. Itu terakhir komunikasinya,” ujar Hilda. [Fan]

Tags: KPKYasonna Laoly
Previous Post

Bentuk Tiga Satuan Baru, Ini Alasan Panglima TNI

Next Post

Jatim Bebas Virus Corona, Gubernur Khofifah: Tetap Waspada

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Jatim Bebas Virus Corona, Gubernur Khofifah: Tetap Waspada

Jatim Bebas Virus Corona, Gubernur Khofifah: Tetap Waspada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In