Garda Nasional
No Result
View All Result
Minggu, 1 November, 2026
  • Login
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
Subscribe
Garda Nasional
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
Home Internasional

Ini Penyebab 33 Negara Imbau Warganya Siapkan Stok Makanan dan Obat

by Irfan Mualim
01.11.2026
in Internasional
A A
Ilustasi 33 negara imbau warganya persiapkan bahan makanan dan obat-obatan perkuat kesiapsiagaan hadapi ancaman krisis global

Ilustasi 33 negara imbau warganya persiapkan bahan makanan dan obat-obatan perkuat kesiapsiagaan hadapi ancaman krisis global

JAKARTA – Imbauan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat mulai mendapat perhatian di berbagai negara. Sedikitnya 33 negara disebut telah memiliki panduan bagi masyarakat untuk menyiapkan persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan kebutuhan pokok guna menghadapi kemungkinan krisis.

Informasi tersebut menjadi perhatian setelah Newsweek menerbitkan laporan yang dikutip Minggu (1/11/2026), mengenai peta negara-negara yang mendorong masyarakatnya memiliki persediaan kebutuhan darurat.

Rekomendasi setiap negara berbeda-beda. Sebagian menganjurkan masyarakat menyiapkan kebutuhan untuk bertahan selama sedikitnya 72 jam atau tiga hari. Negara lainnya menyarankan persediaan hingga sekitar satu minggu, bahkan 10 hari.

BACA JUGA

Banjir Melanda Jawa Tengah, Enam Jembatan Rusak dan Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Melanda Jawa Tengah: Enam Jembatan Rusak dan Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

22.01.2025
Jabatan Wakil Panglima TNI Hidup Kembali

Ini Pesan Presiden Jokowi ke Basarnas

21.02.2022

Namun, imbauan tersebut tidak berarti 33 negara sedang menghadapi ancaman perang secara bersamaan.

Panduan kesiapsiagaan itu berkaitan dengan berbagai kemungkinan keadaan darurat, mulai dari konflik bersenjata, bencana alam, cuaca ekstrem, pemadaman listrik, gangguan rantai pasokan, hingga serangan siber yang dapat mengganggu layanan penting.

Eropa Perkuat Strategi Kesiapsiagaan

Salah satu perkembangan yang menjadi perhatian adalah langkah Uni Eropa memperkuat strategi kesiapsiagaan masyarakat.

Komisi Eropa meluncurkan Preparedness Union Strategy pada 26 Maret 2025 untuk meningkatkan kemampuan negara-negara anggotanya menghadapi berbagai ancaman dan situasi krisis.

Strategi tersebut mencakup 30 tindakan utama, termasuk memperkuat perlindungan infrastruktur penting, meningkatkan koordinasi penanganan krisis, serta mendorong masyarakat memiliki persediaan kebutuhan dasar untuk sedikitnya 72 jam.

Komisi Eropa juga menyoroti meningkatnya ketegangan geopolitik, konflik, ancaman keamanan siber, perubahan iklim, dan bencana alam sebagai faktor yang perlu diantisipasi.

Artinya, kesiapsiagaan tidak hanya berkaitan dengan kemungkinan perang, tetapi juga kemampuan masyarakat menghadapi gangguan terhadap berbagai layanan yang menopang kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi Setiap Negara Berbeda

Berdasarkan laporan yang ditelusuri, sejumlah negara memiliki rekomendasi berbeda mengenai lamanya persediaan kebutuhan darurat.

Inggris, Prancis, Kanada, Jepang, Meksiko, dan Belanda termasuk negara yang menganjurkan persediaan untuk sekitar 72 jam.

Sementara itu, Swedia dan Norwegia merekomendasikan persediaan sekitar satu minggu. Jerman bahkan menganjurkan masyarakat memiliki persediaan yang dapat mencukupi kebutuhan hingga 10 hari.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa masing-masing negara mempertimbangkan kondisi geografis, potensi bencana, infrastruktur, serta risiko keamanan yang dihadapi.

Pemerintah Inggris, misalnya, melalui kampanye Be Ready mendorong masyarakat memiliki persediaan makanan tahan lama, air minum, obat-obatan, perlengkapan pertolongan pertama, senter, baterai, dan radio darurat.

Panduan tersebut juga mengingatkan masyarakat untuk mempertimbangkan kebutuhan anggota keluarga, termasuk bayi, lansia, dan orang yang membutuhkan obat-obatan rutin.

Indonesia Juga Memiliki Panduan Kesiapsiagaan

Di Indonesia, kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat sebenarnya bukan hal baru.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memiliki panduan Tas Siaga Bencana yang mendorong setiap keluarga menyiapkan kebutuhan dasar untuk menghadapi kondisi darurat.

Dalam panduan tersebut, masyarakat dianjurkan menyiapkan kebutuhan untuk sekitar tiga hari.

Perlengkapan yang disarankan meliputi makanan tahan lama, air minum, obat-obatan pribadi, kotak P3K, pakaian ganti, dokumen penting, uang tunai, senter, peluit, serta telepon seluler dan pengisi daya.

Tas tersebut disiapkan untuk membantu keluarga bertahan ketika bantuan belum tiba sekaligus memudahkan proses evakuasi apabila diperlukan.

BNPB juga menekankan pentingnya kesiapan keluarga dalam menghadapi berbagai jenis bencana, termasuk memahami jalur evakuasi, menentukan titik kumpul, dan mengetahui langkah penyelamatan diri.

Bukan Alasan untuk Panik dan Menimbun Kebutuhan

Meningkatnya perhatian terhadap kesiapsiagaan global perlu disikapi secara rasional.

Imbauan menyiapkan persediaan darurat bukan bukti bahwa perang dunia atau krisis besar akan segera terjadi.

Sebaliknya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi risiko ketika terjadi gangguan terhadap layanan publik dan kebutuhan dasar masyarakat.

Kesiapan sederhana di tingkat keluarga, dapat membantu mengurangi ketergantungan terhadap bantuan langsung pada masa awal bencana.

Masyarakat dapat mulai memeriksa persediaan makanan, air minum, obat-obatan, dan perlengkapan darurat yang sudah tersedia di rumah.

Persediaan juga perlu disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga dan diperiksa secara berkala agar tidak kedaluwarsa.

Tags: BencanaBNPBKeamanan GlobalKesiapsiagaanKrisis Global
Previous Post

Indonesia Alihkan Gas Natuna ke Batam, Pangkas Ekspor ke Singapura

BERITA TERKAIT

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim

Saat Asap Indonesia Paksa Malaysia Tutup Sekolah: Anwar Ibrahim Pasang Badan, ASEAN Ditagih Janji

19.10.2026
Ilustrasi

Badai Rudal Koalisi Saudi Hantam Houthi, 136 Target Hancur

10.10.2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Bupati Morowali, Iksan saat menghadiri peringatan HUT ke 7 KKWB

Bupati Morowali Ajak KKWB Jaga Persatuan dan Kedamaian

29.10.2026
Krakatau Steel Rencana Bangun Hilirisasi Nikel di Morowali

Krakatau Steel Rencana Bangun Hilirisasi Nikel di Morowali

29.10.2026
Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani bertemu dengan Chairman Tsingshan Holding Group, Xiang Guangda

Menteri Rosan dan Bos Tsingshan Bahas Nikel Morowali

Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Nursalim Z. A Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali

Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali Jangan Jadi Penonton di Tengah Gemerlap Industri Tambang

Produser film Ageman, Ken Setiawan dan UIN Raden Intan sepakati MoU edukasi toleransi melalui film

Layar Bioskop Lawan Radikalisme, Film ‘Ageman’ dan UIN Raden Intan Bersatu Rangkul Gen Z

Ilustasi 33 negara imbau warganya persiapkan bahan makanan dan obat-obatan perkuat kesiapsiagaan hadapi ancaman krisis global

Ini Penyebab 33 Negara Imbau Warganya Siapkan Stok Makanan dan Obat

01.11.2026
Ilustrasi pengalihan pasokan gas Natuna untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, termasuk pasokan bagi pembangkit listrik di Batam.

Indonesia Alihkan Gas Natuna ke Batam, Pangkas Ekspor ke Singapura

31.10.2026
Mantan Ketua DPRD Morowali, Irwan Arya

Irwan Arya Tantang Bupati Morowali Lanjutkan Stadion Mini Kolono, Usulkan Anggaran Rp8 Miliar

31.10.2026
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani pada kegiatan Rapimnas Kadin Indonesia 2026

Menteri Rosan Bahas Hilirisasi Nikel di Rapimnas Kadin 2026, Bagaimana Morowali?

30.10.2026
Garda Nasional

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
  • Disclaimer Garda Nasional
  • Tentang GardaNasional.co.id
  • Kebijakan Privasi (Privacy Policy)

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In