Garda Nasional
No Result
View All Result
Kamis, 5 November, 2026
  • Login
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
Subscribe
Garda Nasional
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
Home Nasional

Menteri Bahlil Sinyalkan Kuota RKAB 2027 Kembali Dipangkas

by Irfan Mualim
05.11.2026
in Daerah, Nasional
A A
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Scan QR

JAKARTA – Pemerintah memberikan sinyal kuat akan kembali memperketat produksi bijih nikel pada 2027 menyusul tekanan harga komoditas tersebut di pasar global. Melalui instrumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB)Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya mengendalikan kelebihan pasokan demi mendongkrak kembali harga nikel yang kini merosot di bawah level US$16.000 per metrik ton.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menjelaskan, harga nikel saat ini telah merosotharga nikel saat ini telah merosot ke bawah level US16.000 per metrik ton. Berdasarkan data resmi Kementerian ESDM, harga komoditas penting untuk bahan baku baterai ini berada di kisaran US15.800 per ton.

Menurut Bahlil, tekanan harga tersebut tidak terlepas dari tingginya angka produksi dan kondisi oversupply di pasar internasional. Pemerintah mencatat, kelebihan pasokan yang berkaitan dengan stok nikel di London Metal Exchange (LME) dan Shanghai Futures Exchange (SHFE) saat ini berada di kisaran 750.000 metrik ton.

“Jadi Pak Dirjen, menurut saya, strategi untuk mengendalikan supply and demand lewat RKAB untuk di nikel lakukan,” ujar Bahlil saat membuka ajang Minerba Convex 2026 di Jakarta.

Selain itu, Bahlil turut mengimbau para pelaku industri hulu dan hilir nikel agar menahan diri dan tidak melakukan produksi secara berlebihan. Kendati demikian, hingga saat ini pemerintah belum merinci angka pasti atau besaran kuota produksi bijih nikel yang akan ditetapkan dalam RKAB 2027.

BACA JUGA

Ilustrasi pembangunan tenaga nuklir di Indonesia

Indonesia Tegaskan Kesiapan Bangun Fondasi Energi Nuklir di Forum Internasional

04.11.2026
Gerbang IGIP Morowali dan PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI)

GEM Siapkan 69 Mahasiswa Indonesia, IGIP Morowali Jadi Bagian Pengembangan Talenta Industri

03.11.2026

Kontras dengan Kuota 2026

Arah kebijakan pengetatan untuk tahun depan ini terlihat kontras jika dibandingkan dengan dinamika kuota produksi nikel sepanjang 2026.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM menyatakan bahwa seluruh revisi RKAB nikel 2026 telah tuntas diterbitkan. Total kuota produksi bijih nikel hasil revisi tersebut berada di kisaran 290 juta hingga 300 juta metrik ton.

Jumlah itu mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan proyeksi kuota awal RKAB 2026 yang dipatok pada kisaran 260 juta hingga 270 juta metrik ton.

Direktur Jenderal Minerba, Tri Winarno sebelumnya menyampaikan, pemerintah senantiasa mempertimbangkan dinamika kelebihan pasokan global dalam merumuskan kebijakan produksi.

Selain faktor pasar internasional, penetapan kuota RKAB 2027 juga dipastikan akan memperhitungkan ketersediaan bahan baku bagi fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) di dalam negeri.

Dilema Hilirisasi dan Pasokan Domestik

Kebijakan pembatasan produksi ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi ekosistem industri nikel nasional. Di satu sisi, pengurangan pasokan diharapkan mampu meredam oversupply global dan mengatrol harga nikel di pasaran.

Namun di sisi lain, pemerintah wajib menjaga keseimbangan agar pembatasan tersebut tidak memicu kelangkaan bahan baku bagi industri hilir domestik yang bertumbuh pesat.

Isu ini menjadi krusial, khususnya bagi wilayah sentra produksi dan pusat industri nikel seperti Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara. Perubahan besaran kuota produksi berpotensi memberikan dampak langsung terhadap keberlangsungan aktivitas pertambangan, jaminan pasokan smelter, kelangsungan usaha lokal, hingga penyerapan tenaga kerja.

Oleh karena itu, angka final dalam kebijakan RKAB 2027 akan menjadi salah satu penentu arah masa depan industri nikel Indonesia di tengah bayang-bayang fluktuasi harga global.

Hingga berita ini diturunkan, kebijakan tersebut masih berupa sinyal awal pengetatan dari pemerintah.

Tags: Bahlil Lahadaliaharga nikel duniahilirisasi nikelIndustri pertambanganKementerian ESDMMinerba Convex 2026Nikeloversupply nikelRKAB 2027Tambang
Share62SendTweet39ShareScanSend
Previous Post

Soal Debu Lingkar Industri, Bupati Morowali Mediasi Warga dan PT BTIIG

Next Post

Memanas di Laut China Selatan! Penjaga Pantai Taiwan Usir Kapal Nelayan China Pakai Meriam Air

BERITA TERKAIT

Muh. Fatur R, salah satu tokoh pemuda Wawonii, saat berbincang di sebuah kafe. Ia menyampaikan rencana GP3DW-Sultra menggelar aksi demonstrasi terkait sorotan terhadap tiga proyek Jalan Usaha Tani di Konawe Kepulauan. (Foto: Istimewa)
Daerah

Tiga Proyek Jalan Tani Disorot, GP3DW-Sultra Desak Bupati Evaluasi Dinas Pertanian Konkep

05.11.2026

KONAWE KEPULAUAN – Gerakan Pemuda Pemerhati Pembangunan Daerah Wawonii, Sulawesi Tenggara (GP3DW-Sultra), berencana menggelar aksi demonstrasi pekan depan. Mereka menyoroti...

Read more
Bupati Morowali Iksan memediasi warga dengan PT BTIIG

Soal Debu Lingkar Industri, Bupati Morowali Mediasi Warga dan PT BTIIG

04.11.2026
Pelaku UMKM di Morowali didorong melek AI dan teknologi digital lewat pendampingan BPKK Kendari dan Pemkab Morowali

Pemkab Morowali dan BPKK Kendari Dorong UMKM Melek AI

04.11.2026
Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) Wilayah Sultra menggelar aksi menyalakan lilin di depan Mapolda Sultra, Rabu malam (4/11/2026).

LPI Sultra Gelar Aksi Lilin di Mapolda, Desak Pengusutan Tuntas Penyadapan Presiden Prabowo

04.11.2026
Next Post
Penjaga Pantai Taiwan Usir Kapal Nelayan China Pakai Meriam Air di Dongsha

Memanas di Laut China Selatan! Penjaga Pantai Taiwan Usir Kapal Nelayan China Pakai Meriam Air

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Muh. Fatur R, salah satu tokoh pemuda Wawonii, saat berbincang di sebuah kafe. Ia menyampaikan rencana GP3DW-Sultra menggelar aksi demonstrasi terkait sorotan terhadap tiga proyek Jalan Usaha Tani di Konawe Kepulauan. (Foto: Istimewa)

Tiga Proyek Jalan Tani Disorot, GP3DW-Sultra Desak Bupati Evaluasi Dinas Pertanian Konkep

05.11.2026
Penjaga Pantai Taiwan Usir Kapal Nelayan China Pakai Meriam Air di Dongsha

Memanas di Laut China Selatan! Penjaga Pantai Taiwan Usir Kapal Nelayan China Pakai Meriam Air

05.11.2026
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia

Menteri Bahlil Sinyalkan Kuota RKAB 2027 Kembali Dipangkas

05.11.2026
Bupati Morowali Iksan memediasi warga dengan PT BTIIG

Soal Debu Lingkar Industri, Bupati Morowali Mediasi Warga dan PT BTIIG

04.11.2026
Load More

Terpopuler

  • Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

    Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Bupati Morowali Ajak KKWB Jaga Persatuan dan Kedamaian

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Krakatau Steel Rencana Bangun Hilirisasi Nikel di Morowali

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Rp17 Miliar Beasiswa Morowali Tahap II Ditargetkan Cair Pekan Ini, 1.439 Mahasiswa Sudah Tervalidasi

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
Garda Nasional

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
  • Disclaimer Garda Nasional
  • Tentang GardaNasional.co.id
  • Kebijakan Privasi (Privacy Policy)

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In