MOROWALI – Dukungan terhadap pemberantasan peredaran narkotika di Sulawesi Tengah (Sulteng) terus disuarakan berbagai elemen masyarakat. Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah menyatakan dukungannya terhadap langkah Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Morowali, Asfar, pada Sabtu (31/10/2026).
Ia menyebut sikap tersebut sejalan dengan komitmen Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah, Syarifuddin Sudding, dalam mendukung langkah Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rizal Irawan.
Asfar mengatakan, dukungan PAN tidak hanya diarahkan pada upaya penegakan hukum, tetapi juga perlu diwujudkan melalui keterlibatan masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, persoalan narkoba merupakan ancaman serius karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga dapat merusak kehidupan keluarga, lingkungan sosial, dan masa depan generasi muda.
“Ketua DPW PAN Sulteng Bapak Syarifuddin Sudding sepakat PAN bersama Polda Sulteng perangi narkoba di wilayah hukum Polda Sulteng yang dipimpin Kapolda Irjen Pol Rizal Irawan. Ini instruksi yang kami laksanakan di daerah,” ujar Asfar.
Ia menegaskan, DPD PAN Morowali siap mengambil bagian dalam upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat, terutama kalangan milenial dan pelajar.
Edukasi tersebut direncanakan melibatkan struktur partai hingga tingkat ranting dan sayap partai. Dengan demikian, kader PAN diharapkan dapat ikut menyampaikan pemahaman mengenai bahaya narkoba serta pentingnya menjaga lingkungan dari pengaruh peredaran gelap narkotika.
“PAN hadir tidak hanya sebagai partai politik, tapi sebagai gerakan moral. Perang terhadap narkoba adalah perang kemanusiaan. Tidak ada toleransi bagi narkoba di Morowali dan di Sulawesi Tengah pada umumnya,” tegasnya.
Asfar juga menyatakan kesiapan PAN Morowali menjadi mitra strategis Polda Sulteng dan Polres Morowali dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba.
“Kami di Morowali akan terus menggaungkan bahwa narkoba adalah musuh bersama. Kami dukung penuh langkah Kapolda Sulteng dan jajaran dalam memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya. Jangan beri ruang bagi pengedar di Bumi Tepe Asa Moroso,” katanya.
Sejalan dengan Penguatan Pemberantasan Narkoba
Dukungan PAN tersebut muncul di tengah penguatan langkah kepolisian dalam menangani persoalan narkotika di Sulawesi Tengah.
Sebelumnya, Kapolda Sulteng Irjen Pol Rizal Irawan meminta jajarannya memetakan kawasan rawan narkoba, mengidentifikasi jaringan pemasok, serta menelusuri pihak-pihak yang mengendalikan peredaran narkotika.
Langkah tersebut bertujuan memperkuat strategi penindakan sekaligus mencegah meluasnya peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Tengah.
Polda Sulteng juga telah memperkuat koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulteng dalam upaya pencegahan, pemberantasan, serta rehabilitasi penyalahguna narkotika.
Dalam konteks tersebut, keterlibatan partai politik, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan.
Asfar pun mengajak seluruh kader PAN dan masyarakat Morowali, agar tidak tinggal diam apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.
Ia berharap, kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum dapat membantu memutus mata rantai peredaran narkotika serta melindungi generasi muda.
Upaya memerangi narkoba, pada akhirnya, tidak cukup hanya mengandalkan penindakan. Edukasi, kepedulian keluarga, pengawasan lingkungan, dan keterlibatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga masa depan generasi muda di Kabupaten Morowali dan Sulawesi Tengah.














